Public Speaker bukan cuma ngomong tapi penampilan dan etika

Image may contain: 5 people, people smiling, people sitting and indoor

Perkuliahan tidak selamanya harus berkutat dengan buku, dosen dan ruang kuliah. Kuliah juga bisa di luar kampus seperti yang dilakukan mahasiswa Ilmu Komunikasi, ruang kosong di dalam Mall Metropolis Town Square pun bisa disulap sebagai ruang belajar mahasiswa.

Ya… Mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi semester tiga tengah mengikuti Workshop Beauty Class, hasil kerjasama  Program Studi Ilmu Komunikasi dengan Wardah Cosmetics dan Metropolis Town Square.

Pada kesempatan itu, mahasiswa juga diajarkan Personal branding sehingga mereka dapat mengetahui bagaimana membentuk diri sebagai pribadi yang mempesona.

“Kami senang sekali kegiatan ini tidak diadakana di kampus sehingga tidak membosankan, terlebih materi yang diberikan bagus dan berharga untuk kami kedepannya.” ungkap salah satu peserta, Widya.

Kegiatan ini diselenggarakan demi menunjang mata kuliah Public Speaking sebagai modal dasar mahasiswa sebagai pembicara yang handal. Workshop ini diharapkan akan menuntun mahasiswa untuk memulai belajar dan mendalami make up secara mandiri.

“Menjadi Public Speaker yang baik tidak hanya diukur dari cara berbicara saja,  melainkan penampilan menjadi salah satu poin penting. Oleh karenanya, kegiatan ini juga merupakan program untuk meningkatkan kemampuan mahasiswa” ujar Kaprodi Ilmu Komunikasi, Muhamad Husni Mubarok.

Kegiatan ini dikoordinir oleh UKM Pers dan Jurnalistik “Voice of Communication”  dan akan akan menjadi agenda tahunan Program Studi Ilmu Komunikasi.